MAN 2 Kukar Terima Kunjungan Tim BBPOM Provinsi Kaltim 31 Okt 2026 | Written by Administrator. Published in Berita. Read 18 View MAN 2 Kutai Kartanegara menerima kunjungan Tim Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka pelaksanaan kegiatan sertifikasi sekolah yang melaksanakan pembudayaan keamanan pangan, Kamis (29/10/2026). Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya BBPOM Provinsi Kalimantan Timur dalam mendorong terciptanya lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan peduli terhadap keamanan pangan. Melalui program ini, madrasah diharapkan mampu membangun kesadaran seluruh warga madrasah mengenai pentingnya memilih, menyediakan, mengolah, dan mengonsumsi pangan yang aman serta memenuhi persyaratan kesehatan. Kedatangan tim BBPOM yang diketuai oleh Diah Agustiani Syarifah, S.Farm, Apt disambut oleh Kepala MAN 2 Kutai Kartanegara, Ummi Puji Astutik, S.Pd., M.Si., yang diwakili oleh Kepala Urusan Tata Usaha dan Wakil Kepala Madrasah beserta GTK yang tergabung dalam Tim Keamanan Pangan Madrasah. Dalam kegiatan tersebut, tim BBPOM melaksanakan kunjungan, peninjauan, serta penilaian terhadap penerapan pembudayaan keamanan pangan di lingkungan madrasah. Kepala Madrasah menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan pendampingan dari BBPOM Provinsi Kalimantan Timur. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi madrasah untuk meningkatkan kualitas lingkungan pendidikan, khususnya dalam membangun budaya hidup sehat melalui penyediaan dan pemilihan pangan yang aman. Beliau juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan kepedulian seluruh warga madrasah, baik guru, tenaga kependidikan, murid, maupun pengelola kantin, agar senantiasa memperhatikan aspek keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari. “Kami berkomitmen untuk terus menjaga keamanan dan kebersihan pangan di lingkungan madrasah sebagai bagian dari upaya mewujudkan madrasah yang sehat, nyaman, dan ramah bagi seluruh warga madrasah. Dukungan dan sertifikasi dari BBPOM menjadi motivasi bagi kami untuk menghadirkan kantin sehat yang aman dan berkualitas bagi seluruh warga madrasah,” ungkap Ummi. Pembudayaan keamanan pangan juga sejalan dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), khususnya cinta terhadap diri sendiri dan sesama, melalui kepedulian dalam menjaga kesehatan serta menciptakan lingkungan madrasah yang aman dan berkualitas Share : Facebook Twitter Google Plus