Top

MAN 2 Kukar Terima Pendampingan Perbaikan Bahasa Lanskap dan Dokumen Lembaga dari Balai Bahasa

MAN 2 Kukar Terima Pendampingan Perbaikan Bahasa Lanskap dan Dokumen Lembaga dari Balai Bahasa

Kukar (Madrasah) — MAN 2 Kutai Kartanegara (Kukar) menerima pendampingan dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur dalam rangka perbaikan penggunaan bahasa pada lanskap dan dokumen lembaga, Kamis (27/8/2026).

Kegiatan pendampingan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas penggunaan bahasa Indonesia yang baik, benar, dan sesuai dengan kaidah kebahasaan di lingkungan madrasah. 

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Tim Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, yaitu Rahmat Hidayat, Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa dan Ali Kusno, Tim Kerja Pembinaan dan Bahasa Hukum Merangkap Ketua Tim Humas meninjau berbagai bentuk penggunaan bahasa pada lanskap madrasah, seperti papan nama, papan informasi, spanduk, petunjuk arah, serta media publikasi lainnya. Selain itu, pendampingan mencakup evaluasi tata bahasa pada sejumlah dokumen kelembagaan.

Di samping peninjauan lapangan, agenda ini dirangkaikan dengan kegiatan Evaluasi Pembinaan Lembaga Pendidikan dalam Pengutamaan Bahasa. Dalam pemaparannya, Ali Kusno menegaskan pentingnya konsistensi lembaga pendidikan dalam menjadikan bahasa Indonesia sebagai panglima di ruang publik dan administrasi resmi.

“Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana komitmen dan ketercapaian lembaga dalam mengutamakan bahasa negara. Sekolah dan madrasah harus menjadi teladan utama dalam penerapan ejaan serta tata bahasa yang baku,” tegas Ali Kusno.

Pendampingan dan evaluasi tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam kepada warga madrasah mengenai pentingnya penggunaan bahasa Indonesia yang sesuai kaidah, efektif, komunikatif, dan cermat. 

Kepala MAN 2 Kutai Kartanegara, Ummi Puji Astutik, S.Pd., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur atas bimbingan yang diberikan. Menurutnya, perbaikan bahasa pada lanskap dan dokumen lembaga merupakan bagian penting dalam membangun budaya literasi sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola administrasi madrasah.

“Pendampingan serta evaluasi ini sangat bermanfaat bagi kami. Selain membantu memperbaiki penggunaan bahasa pada berbagai media informasi di madrasah, kegiatan ini menjadi dorongan nyata untuk menguatkan budaya berbahasa Indonesia yang baik dan benar,” ungkapnya.

Ia berharap hasil rekomendasi dari kegiatan ini dapat segera ditindaklanjuti melalui pembenahan lanskap dan penyempurnaan dokumen yang belum sesuai kaidah baku. 

“Semoga sinergi antara MAN 2 Kutai Kartanegara dan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur dapat terus terjalin dalam mendukung peningkatan mutu literasi dan pengutamaan bahasa Indonesia di lingkungan madrasah,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, MAN 2 Kukar berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan tata kelola bahasa. Penggunaan bahasa yang tertib dan santun diharapkan mampu menciptakan lingkungan madrasah yang informatif, edukatif, serta mencerminkan citra lembaga pendidikan yang profesional. (rw).

Partner :

Talk to us

+628125532278