MAN 2 Kukar Hadiri Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2025 24 Okt 2025 | Written by Administrator. Published in Berita. Read 313 View Kukar (Madrasah) - MAN 2 Kutai Kartanegara mengikuti Upacara peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025 di Kabupaten Kutai Kartanegara bertempat di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kukar, Rabu (22/10/2025). Bertindak selaku Pembina Upacara adalah Bupati Kutai Kartanegara, dr. Aulia Rahman Basri, M. Kes. Hari Santri Nasional tahun 2025 ini mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” diikuti oleh santriwan dan santriwati dari berbagai pondok pesantren dan madrasah yang berada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Upacara HSN tahun 2025 diawali dengan pengibaran bendera merah putih dengan tim Paskibra yang berasal dari santri PPKP Ribathul Khail, dilanjutkan pembacaan UUD 1945, lalu Ikrar Santri Nasional, serta pembacaan resolusi jihad. Masih dalam rangkaian Upacara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan belanja hibah bagi pondok pesantren, dan penyerahan piala lomba dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Santri Nasional tahun 2025. KH Nasaruddin Umar melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Bupati Kutai Kartanegara menyampaikan amanat yang menyentuh hati, terutama saat menyinggung musibah yang baru-baru ini menimpa Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur. Beliau turut berduka cita yang mendalam atas wafatnya 67 santri dalam musibah tersebut. Menteri Agama juga menegaskan bahwa negara telah menunjukkan kepeduliannya secara nyata dengan mengirimkan berbagai bantuan dan menjadikan musibah ini sebagai momentum penting bagi seluruh lembaga pendidikan pesantren untuk berbenah. Menteri Agama juga mengatakan hari santri tahun 2025 merupakan peringatan yang istimewa, yang mana peringatan tahun ini tepat 10 tahun sejak pertama kali ditetapkan oleh pemerintah pada tahun 2015 lalu. ”Dalam rentang waktu itu kita menyaksikan semakin kuatnya peran pesantren dan santri dalam berbagai bidang kehidupan, ” ujar Dr. KH Nasaruddin Umar dalam sambutannya. KH. Nasaruddin Umar mengatakan jauh sebelum Indonesia merdeka, pesantren telah membuat pusat pendidikan di nusantara, yang menjadi tempat para santri menimba ilmu sekaligus menempa diri dalam akhlak dan karakter. dimana menurutnya dari pesantrenlah lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral. Sehingga dari rahim pesantren lahir para tokoh besar bangsa Indonesia, mulai dari pejuang kemerdekaan hingga pemimpin umat yang saat ini banyak alumni pesantren yang menjadi tokoh nasional, pejabat publik, pengusaha, ilmuwan, hingga pemikir dunia. ”Bahkan saat ini banyak santri yang sudah berkiprah di level internasional, membawa nama baik Indonesia di kancah global,” ujarnya. Dalam menutup amanahnya, KH Nasaruddin Umar berpesan kepada seluruh santri di tanah air agar menjadi santri yang berilmu, berakhlak dan berbudaya, serta merawat tradisi pesantren. Setelah selesai pelaksanaan upacara, fokus kegiatan berpindah ke Lapangan parkir block C kantor Bupati Kutai Kartanegara yaitu beseprah yang merupakan tradisi makan bersama sambil duduk bersila di atas tikar. Peserta upacara telah disiapkan tempatnya masing-masing yang diarahkan oleh GTK MAN 2 Kutai Kartanegara sebagai bagian dari panitia beseprah. Bupati Kutai Kartanegara beserta jajarannya, tamu serta peserta beseprah disambut Tarsul yang dibawakan oleh santri MAN 2 Kutai Kartanegara Dani dan Ummi Latifhatuz Zahro yang bina oleh Irine Prabasiwi, S.S.,M.Pd. Serta tampilan musik daerah dari Ekskul Komustra MAN 2 Kutai Kartanegara yang dibina oleh Dela Sari, S.Pd. Kepala Madrasah, Ummi Puji Astutik, S.Pd., M.Si menyampaikan terima kasih kepada seluruh Guru dan Tenaga Kependidikan serta siswa yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan Hari Santri Nasional Tahun 2025. Seluruh peserta yang hadir sangat antusias untuk mengikuti rangkaian kegiatan hingga dengan nikmat makan bersama. (rw/s). Share : Facebook Twitter Google Plus