Siswa MAN 2 Kukar Ikuti Kegiatan Academic Writing Tingkat Nasional Tahun 2022 29 Apr 2022 | Written by Administrator. Published in Prestasi. Read 437 View Kukar (Madrasah) – Dua siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Kutai Kartanegara yang menjadi pemenang pada MYRES tahun 2021 , satu satunya perwakilan Kalimantan Timur diundang oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI untuk mengikuti kegiatan academic writing siswa berprestasi. Kegiatan ini diselenggarakan pada tanggal 20 -22 April 2022 di Jawa Barat. Kedua siswa tersebut adalah Gina Armida dan Nurhafiva yang merupakan juara harapan 3 MYRES tahun 2021. Satu-satunya perwakilan dari Kalimantan Timur yang berhasil masuk dalam 6 besar MYRES. Dalam kegiatan tersebut ada beberapa materi yang disampaikan terkait penulisan karya tulis ilmiah siswa. Problem Academic writing ternyata tidak hanya dialami oleh mahasiswa pada tugas akhirnya saja namun juga dialami siswa dalam menulis laporan hasil penelitiannya. Oleh karena itu, menulis harus terus diasah untuk menjadi minat bahkan hobi. “Menulis khususnya bagi siswa yang sedang meneliti perlu dijiwai, bukan sekedar syarat saat lomba saja, melainkan sebagai ajang unjuk kemampuan menulis atas hasil penelitiannya”, kata narasumber Prof. Dr. Moh. Isom Yusqi dalam penyampaian materi Kebijakan Pelaksanaan Academic Writing Siswa Berprestasi pada acara Pelatihan Academic Writing Siswa Berprestasi. Dewasa ini, kata Dekan UIN Bandung, Dr. Wahyudi, “Ada beberapa kriteria tulisan yang memenuhi syarat untuk dapat dipublikasikan oleh penulis muda, diantaranya: tidak mengandung SARA, isinya memacu pembaca untuk ingin tahu, dan memiliki karakter yang kuat pada tulisannya”. Jika hal ini terus dilatih maka penulis tidak akan kesulitan pada jenjang pendidikan lanjutan dan mampu menghasilkan karya ilmiah dari tiap-tiap tingkatan akademis, seperti mahasiswa S1 menulis skripsi, mahasiswa S2 menulis tesis dan mahasiswa Doktoral menulis Disertasinya.“Ini adalah langkah menarik bagi siswa untuk menulis dan membuat laporan hasil penelitiannya agar diingat oleh khalayak umum, serta perting untuk membukukannya. Jangan sampai karya tulis tersebut merupakan karya pertama dan terakhirnya,” kata Prof. Dr. A Zainul Hamdi Kepala Pusat Peneliti UINSA Surabaya dihadapan 33 perwakilan peserta didik yang mengikuti MYRES Tahun 2021.Sementara itu, Dr. Suwendy memotivasi seluruh peserta agar kegiatan menulis menjadi hobi yang menyenangkan, yaitu dengan melihat, mengamati, dan mentradisikan menulis. Motivasi menulis merupakan salah satu persoalan pelik yang biasanya dihadapi oleh seorang penulis. Motivasi ini akan mendorong seorang penulis untuk tetap konsisten dan berkomitmen untuk tetap menulis. “Pemuda, dan selagi masih diberi waktu, serta kesempatan, tidak ada pilihan lain selain menulis, apapun itu. Dengan menulis maka kamu akan menebar manfaat bagi semua orang. Kita bisa belajar dari para ulama besar dan orang para raja yang juga menulis” kata Firman Hamdani.Ada beberapa narasumber professional di bidangnya yang ikut terlibat memberikan materi, seperti Strategi Perencanaan, Pelaksanaan, Pengumpulan Data, hingga Teknik Presentasi Hasil Karya Ilmiah yang diantaranya adalah Dr. Muhammad Munadi, Maila Dinia Rahiem, Ph.D, Baiq Hana Susanti, Ph.D, Munaspriyanto Ramli, Ph.D. “Para Narasumber tersebut adalah alumnus dalam dan luar negeri,” kata Dra. Hj. Nanik Puji Hastutik, M.Si.Turut pula hadir pada pelatihan ini sejumlah pelaksana pada Direktorat Jendral Pendidikan Islam, Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah melalui Subdit Kesiswaan Kementerian Agama Republik Indonesia. Ummi Puji Astutik, S.Pd., M.Si selaku Kepala MAN 2 Kukar merasa bangga dan sangat mengapresiasi kedua siswa yang berhasil mengharumkan nama baik madrasah ini. “Semoga dengan mengikuti pelatihan Academic Writing siswa berprestasi akan menambah pengetahuan dalam penulisan Karya Tulis Ilmiah siswa dan bisa menularkan ilmunya kepada adik tingkatnya. Semoga seluruh siswa MAN 2 Kukar termotivasi untuk menulis karena dengan menulis banyak manfaat yang didapat diantaranya dapat meningkatkan kemampuan literasi berbahasa, menguatkan daya ingat, meningkatkan kreativitas dan lain-lain, “ terang Ummi. (s/hk/rw). Share : Facebook Twitter Google Plus