MAN 2 Kukar Mengikuti Kegiatan Simulasi Bencana Kebakaran dari Damkar 15 Agu 2025 | Written by Administrator. Published in Berita. Read 273 View Kukar (Madrasah) – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana kebakaran di lingkungan madrasah, MAN 2 Kukar melaksanakan kegiatan Simulasi Bencana Kebakaran dalam rangka mendukung Program Madrasah Ramah Anak. Madrasah Ramah Anak (MRA) di MAN 2 Kukar merupakan salah satu program pada satuan pendidikan formal, nonformal, dan informal yang mampu memberikan pemenuhan hak dan perlindungan khusus bagi anak termasuk mekanisme pengaduan untuk penanganan kasus di satuan Pendidikan. Kegiatan dilaksanakan pada hari Kamis, 14 Agustus 2025 di halaman MAN 2 Kukar. Bahaya kebakaran merupakan situasi yang sangat memprihatinkan dan harus ditanggapi dengan serius. Kebakaran dapat mengancam keselamatan dan kesejahteraan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan madrasah bahkan masyarakat luas. Selain itu, kebakaran dapat menimbulkan kerugian materi yang cukup besar dan merusak lingkungan belajar. Oleh karena itu, pencegahan kebakaran sangat penting untuk menjaga lingkungan belajar tetap aman. Pencegahan kebakaran di madrasah dimulai dengan kesadaran akan potensi bahaya dan tindakan pencegahannya. Salah satu upaya preventif yang efektif adalah pemasangan peralatan pemadam kebakaran seperti sprinkler, alarm kebakaran, dan alat pemadam kebakaran (APAR) di lokasi-lokasi strategis di seluruh madrasah. Selain itu, sistem evakuasi yang baik dan teratur serta pelatihan evakuasi yang teratur juga menjadi langkah penting dalam pencegahan kebakaran. Kegiatan ini dilaksanakan melalui kerja sama antara Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kukar dan MAN 2 Kukar. Sosialisasi ini menyasar para siswa, guru dan tenaga kependidikan, dengan tujuan membekali mereka pemahaman dasar tentang bahaya kebakaran dan langkah-langkah penanggulangan dini yang dapat menyelamatkan nyawa. Para guru dan siswa diberikan edukasi langsung mengenai penanganan awal saat terjadi kebakaran. Simulasi tidak hanya disampaikan melalui teori, namun peserta juga diajak untuk mempraktekkan teknik pemadaman, seperti menggunakan karung basah maupun alat pemadam api ringan (APAR). Suasana sosialisasi berlangsung seru dan interaktif. Para siswa antusias bertanya dan mencoba peralatan yang dibawa oleh petugas Damkar. Beberapa siswa bahkan berhasil melakukan pemadaman api simulasi dengan benar dan tepat waktu. Kepala Madrasah, Ummi Puji Astutik, S.Pd., M.Si menyampaikan apresiasi atas Kerjasama yang terjalin dengan Damkar Kukar. Beliau menegaskan bahwa edukasi kebencanaan perlu diberikan sejak dini. “Kami ingin memastikan bahwa siswa MAN 2 Kukar tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga tangguh dalam menghadapi potensi bencana. Edukasi ini menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter dan kesiapsiagaan siswa, “ ungkap kamad. Share : Facebook Twitter Google Plus